Irsyadul Masail Terjemah Fathul Qorib


Irsyadul Masail Terjemah Fathul Qorib


Menyingkap Sejuta Permasalahan dalam Fath Al-Qarib Terjemah Ringkas, Dalil, Permasalahan dan Jawaban beserta Referensi Lengkap dengan Makna ala Pesantren

Buku Irsyadul Masail Fi Fathil Qorib, meningkap sejuta Permasalahan dalam Fath al-Qarib ini diharapkan dapat membantu tercapainya estafet keilmuan, karena didalamnya terdapat berbagai macam permasalahan yang berkaitan dengan teks Fath al-Qarib dan jawaban beserta referensinya yang sedikit banyak berupakan hasil dari musyawarah atau yang berkaitan dengannya. Lebih dari itu, dalam buku ini juga dilengkapi ma'na ala pesantren pada teks Fath al-Qaribnya serta terjemah ringkas untuk memberi kemudahan para pemula.

Fath al-Qarîb al-Mujîb gubahan as-Syaikh al-‘Allâmah Ibnu Qasim al-Ghaziy rahimahullah, salah seorang murid wali terkemuka as-Syaikh Jalaluddin al-Mahalliy, yang telah berusia lebih dari tiga abad ini membuktikan betapa mulianya kitab tersebut. Kitab penjelas dari matan at-Taqrîb ini telah dikaji dan menjadi kurikulum di berbagai pesantren di seluruh pelosok tanah air, bahkan perguruan tinggi terkemuka di daerah timur tengah. Seolah tak ada pesantren salaf yang tidak mengkajinya.

Realita ini membuktikan bahwa karya-karya para ulama salaf yang dengan ikhlas menggoreskan pena emasnya untuk generasi setelahnya tak lekang oleh bergantinya zaman. Betapapun modern zaman itu, karya-karya beliau tetap eksis. Menandakan pula bahwa rumusan hukum yang beliau-beliau torehkan mampu menjawab permasalahan setiap masa. Termasuk pula mengajarkan generasi seterusnya bahwa buah dari keikhlasan akan terus bermanfaat bagi siapapun dan sampai kapanpun

Buku ini merupakan sebuah karya yang dapat membantu untuk memahami kitab Fath al-Qarîb tersebut khususnya dan fan fiqih pada umumnya, karena dikemas dengan bentuk tanya jawab beserta referensinya mengenai permasalahan yang berkaitan dengan teks kitab Fath al-Qarîb, selain itu juga dilengkapi dengan ma’na ala pesantren dan terjemah ringkas, sehingga memudahkan para pemula dalam mempelajarinya.

Semoga sumbangsih tenaga dan pikiran mereka dalam menyelesaikan karya ini khususnya dan dalam menapaki tangga pendidikan pesantren pada umumnya, mendapatkan keridhaan dariNya, memperoleh ilmu yang manfaat dan barakah fiddîni wad dunyâ wal âkhirah. Âmîn.


DOWNLOAD

Itulah tulisan kami tentang ulasan dan review "Irsyadul Masail Terjemah Fathul Qorib" semoga bermanfaat bagi para pembaca dan jika tulisan ini bermanfaat bagi orang lain silahkan untuk berbagi dengan men SHARE kepada orang lain dan jika ada lebih rezeki silahkan untuk BERDONASI untuk perkembangan blog ini

Terjemah Kitab Hikam Jawa (Pegon) Mbah Sholeh Darat


Terjemahan Kitab Syarah Al-Hikam Karya KH. Sholeh Darat


Ini adalah Kitab Matan Hikam Karya Sayyid Syaikh Ahmad bin Athaillah Al-Iskandari Rahimahullah diterjemahkan dengan bahasa Jawa oleh Al-Alim Al-Allamah al-Fadhil Syaikh al-wara al-kamil Muhammad Soleh bin Umar Samarani Ghofarallahu lahu wa liwalidaihi wali jamiil Muslimiin Aamiin.

Buku ini disertai teks asli kitab, baik kitab Al-Hikam yang ditulis dengan teks Arab, maupun kitab syarahnya yang ditulis dengan huruf Pegon (Arab-Jawa).

Kitab Syarah Al-Hikam yang disyarahi Mbah Sholeh Darat ini menjadi salah satu bacaan wajib bagi siapapun, terutama yang ingin mendalami secara lebih kajian-kajian tentang tasawuf, baik yang falsafi maupun amali. Karena di dalamnya begitu terang—baik secara eksplisit—menjelaskan tahapan-tahapan mengenai syari’at, tarekat, dan hakikat. Sehingga kalangan awam dapat mencernanya dengan baik.

Bernama lengkap KH Muhammad Shalih bin ‘Umar As-Samarani atau yang kemudian dikenal dengan Mbah Sholeh Darat, adalah ulama terkemuka pada peralihan abad ke-20. Beliau merupakan maha guru para ulama besar di tanah Nusantara, seperti KH Hasyim Asy’ari (Tebuireng, Jombang, Pendiri NU), KH. Ahmad Dahlan (Yogyakarta, Pendiri Muhammadiyah), KH Mahfuzh (Tremas), KH. Amir (Pekalongan), Kiai Idris (Surakarta), hingga Kiai Penghulu Tafsir Anom (Keraton Surakarta).

Di samping sebagai pengajar, Mbah Sholeh Darat juga dikenal sebagai penulis profilik kitab-kitab keagamaan dengan menggunakan aksara Arab dalam bahasa Jawa atau masyhur disebut Arab Pegon (billisanil jawi al-mirikiyyah). Kitab yang diterjemah dan disadur diantaranya adalah Matan Al-Hikam karya Ibnu ‘Atha’illah Al-Iskandari (1250 M-1309 M). Tujuan penulisan Arab Pegon yang dilakukan Mbah Sholeh tak lain agar dipahami kalangan awam, terlebih kitab Al-Hikam ini dikenal mengandung bahasan yang sulit, tinggi, serta mendalam.


DOWNLOAD

Itulah tulisan kami tentang ulasan dan review "Kitab Hikam Terjemah Jawa (Pegon) Mbah Sholeh Darat" semoga bermanfaat bagi para pembaca dan jika tulisan ini bermanfaat bagi orang lain silahkan untuk berbagi dengan men SHARE kepada orang lain dan jika ada lebih rezeki silahkan untuk BERDONASI untuk perkembangan blog ini

Terjemahan Kitab Adabul Mar'ah

Kitab Adabul Mar'ah

Kitab Adabul Mar'ah: Panduan Praktis Bagi Kaum Perempuan


Kitab Adabul Mar'ah merupakan karya ulama kontemporer yang ditulis pada tahun 1409 Hijriyyah atau 1988 Masehi. Meski tergolong baru, kitab ini tidak kalah penting dibandingkan kitab-kitab klasik yang banyak dikaji di pesantren. Keistimewaan kitab ini terletak pada kesederhanaan dan kepraktisannya, sehingga memudahkan siapa saja untuk mempelajarinya.

Nasihat Nabi Muhammad ﷺ


Kitab ini terdiri dari dua unsur utama: narasi yang disertai makna jawi (terjemahan dalam bahasa Jawa) dan bagian tanya jawab tentang keislaman dasar. Di antara tema utama yang dibahas dalam kitab ini adalah adab seorang istri terhadap suaminya, yang merupakan panduan perilaku yang penting dalam menjalankan kehidupan rumah tangga.

Salah satu bagian penting dalam kitab ini adalah nasihat Nabi Muhammad ﷺ kepada putrinya, Fatimah, dan menantunya, Ali. Beliau menggambarkan pemandangan yang dilihatnya di neraka, di mana banyak perempuan disiksa karena kelalaiannya dalam mematuhi perintah Allah dan suami mereka. Beberapa contoh siksaan yang disebutkan adalah:

  • Perempuan yang digantung rambutnya hingga otaknya mendidih karena tidak menutup aurat di dunia.
  • Perempuan yang digantung lidahnya karena banyak berbohong.
  • Perempuan yang digantung kedua tangan dan kakinya karena menyepelekan shalat dan tidak mandi junub.

Allah mengutus ular dan kalajengking untuk menyiksa mereka, menunjukkan betapa beratnya siksaan bagi perempuan yang tidak menjalankan kewajiban mereka di dunia.

Panduan Praktis untuk Rumah Tangga


Meskipun kitab ini berfokus pada perilaku perempuan, pesannya tidak terbatas hanya untuk perempuan saja. Kitab Adabul Mar'ah memberikan pelajaran berharga bagi siapa saja yang ingin membangun rumah tangga yang kokoh berdasarkan ajaran Islam. Seorang istri diingatkan untuk patuh kepada suaminya, sebagaimana seorang anak perempuan harus mematuhi ayahnya. Sebaliknya, suami juga diharapkan memahami tanggung jawabnya dalam membimbing keluarganya.

Kesimpulan


Kitab Adabul Mar'ah adalah panduan praktis yang ringkas, namun kaya akan pelajaran penting dalam membina kehidupan rumah tangga. Buku ini relevan untuk dibaca oleh siapa saja, baik perempuan maupun laki-laki, agar lebih sadar akan tugas dan kewajiban masing-masing dalam menjalankan peran mereka sesuai ajaran Islam.


DOWNLOAD

Itulah tulisan kami tentang ulasan dan review "Terjemahan Kitab Adabul Mar'ah" semoga bermanfaat bagi para pembaca dan jika tulisan ini bermanfaat bagi orang lain silahkan untuk berbagi dengan men SHARE kepada orang lain dan jika ada lebih rezeki silahkan untuk berdonasi untuk perkembangan blog ini

Terjemah Syawahid Ibnu Aqil (Syarah Alfiyah Ibnu Malik) Plus Makna Pesantren

Terjemahan Ibnu Aqil
Syawahid Ibnu Aqil

Kitab Syawahid Ibnu Aqil Ala Alfiyah Ibnu Malik


Kitab Alfiyah Ibnu Malik merupakan kitab Ilmu Nahwu yang paling populer di dunia Islam. Karya Ibnu Malik ini mungkin merupakan kitab yang paling banyak dihafal dan diajarkan. Hampir seluruh pesantren mengajarkan kitab ini. Sepertinya, belum lengkap bagi seorang santri jika belum mempelajari kitab Alfiyah.

Dalam penjelasan kitab syarah, seringkali terdapat syair-syair yang berfungsi sebagai penjelas dan penguat (taukid) dari nadzom Alfiyah. Namun, terkadang terdapat syair-syair yang justru berbeda dengan penjelasan mayoritas ulama bahasa. Syair-syair tersebut oleh para santri atau pelajar Islam yang mempelajari kitab Alfiyah dinamakan syawahid Alfiyah.

Syawahid berarti bukti-bukti atau beberapa penjelasan dari nadzom Alfiyah. Dahulu, banyak syawahid yang dihafalkan oleh penulis, meskipun pada masa itu pesantren belum menganjurkan untuk menghafalkan beberapa bukti penjelasan tersebut (syawahid).

Sawahid Ibnu Aqil merupakan kumpulan contoh yang terdapat dalam kitab Ibnu Aqil, salah satu penjabaran dari kitab Alfiyah Ibnu Malik yang sangat dikenal oleh mereka yang mendalami tata bahasa Arab.

Sawahid Ibnu Aqil juga menyajikan contoh-contoh yang tidak sesuai dengan kaidah yang telah ditetapkan, selain contoh-contoh yang sudah sesuai dengan kaidah yang ada.

Kitab ini dilengkapi dengan arti miring (makna gandul dalam bahasa Jawa) dan terjemahannya dalam bahasa Indonesia.

Alfiyah Ibnu Malik merupakan salah satu kitab Nahwu yang memandu tata bahasa Arab. Contoh-contoh yang disajikan dalam kitab ini, selain berupa prosa, juga banyak yang disajikan dalam bentuk puisi yang unik dan cukup menantang tingkat kesulitannya.

Berdasarkan hal tersebut, dengan izin-Nya kami berupaya membantu memberikan solusi dengan mengumpulkan, memberi makna, dan menerjemahkannya, dengan tetap merujuk pada kitab-kitab Nahwu lainnya sebagai referensi.



Itulah tulisan kami tentang ulasan dan review "Terjemah Syawahid Ibnu Aqil (Syarah Alfiyah Ibnu Malik) Plus Makna Pesantren" semoga bermanfaat bagi para pembaca dan jika tulisan ini bermanfaat bagi orang lain silahkan untuk berbagi dengan men SHARE kepada orang lain dan jika ada lebih rezeki silahkan untuk berdonasi untuk perkembangan blog ini